CPS Laboratorium
Uji Tepat, Hasil Hebat
Untuk Kebutuhan Anda
Berkomitmen sebagai laboratorium penguji terbaik memberikan layanan yang presisi, akurat, tepat waktu dalam menyelesaikan analisa.
Pengalaman
Solusi Terpercaya untuk
Industri Perkebunan Anda
Central Plantation Services (CPS) โ PT. Central Alam Resources Lestari, hadir sejak tahun 2012 sebagai pelopor di Indonesia yang independent dalam memberikan Layanan Jasa Riset Terapan berdasarkan hasil riset puluhan tahun dan telah terbukti kemajuan pada industri perkebunan dan jasa analisis Laboratorium Kimia dan analisis Laboratorium Mikrobiologi. Kami percaya bahwa dengan menerapkan manajemen yang terintegrasi dan berkelanjutan adalah kunci masa depan perkebunan.
CPS dikelola secara profesional dan berpengalaman di bidang industri tanaman perkebunan serta didukung oleh CPS Laboratorium kimia dan mikrobiologi yang memiliki fasilitas lengkap, peralatan analisa terkini dan terkalibrasi untuk menjamin mutu hasil analisis yang akurat dan presisi. CPS berkomitmen untuk menjadi mitra utama yang memberikan solusi terpercaya dan berkesinambungan bagi setiap permasalahan perkebunan Anda!
Riset Terapan Berpengalaman
Hasil riset puluhan tahun yang telah terbukti memajukan industri perkebunan nasional.
Laboratorium Terakreditasi
Peralatan analisa terkini dan terkalibrasi untuk menjamin akurasi dan presisi hasil uji.
Solusi Lengkap untuk Kebutuhan Analisis Anda
Layanan analisa kimia untuk berbagai komoditas perkebunan dengan metode tervalidasi, peralatan terkalibrasi, dan standar pengujian ISO/IEC 17025:2017.
Pengujian Mikrobiologi
- Total Bakteri
- Total Jamur
- Total Jamur ๐๐ณ๐ช๐ค๐ฉ๐ฐ๐ฅ๐ฆ๐ณ๐ฎ๐ข
- Total Bakteri Pelarut Phosphate
- Total Bakteri Penambat Nitrogen
- Infeksi Ganoderma pada Jaringan (Akar, Batang)
- Infeksi Trichoderma pada Jaringan (Akar)
- Infeksi Mikoriza pada Akar
- Viabilitas Polen
- Total Bakteri ๐๐ข๐ค๐ช๐ญ๐ญ๐ถ๐ด ๐ด๐ฑ
- Identifikasi Jamur Penyebab Penyakit
Uji Jaringan Tanaman
- Persiapan Sampel
- Nitrogen (N) Total
- Fosfor (P)
- Kalium (K)
- Magnesium (Mg)
- Kalsium (Ca)
- Tembaga (Cu)
- Zinc (Zn)
- Mangan (Mn)
- Sulfur (S)*
- Boron (B)
- Klorida (Cl)
Uji Pupuk An-organik
- Persiapan Sampel
- Kadar Air
- Kehalusan
- Pupuk Majemuk / NPKMg+TE
- Urea
- ZA
- Rock Phosphate (RP)
- TSP
- SP-36*
- DAP
- MOP (KCl)
- Kieserite
- Dolomite
- Kapur Pertanian/Kaptan
- Borate
- CแตคSOโ
- ZnSOโ
- FeSOโ
- MnSOโ*
- Pupuk S
- Abu Janjang*
Uji Pupuk Organik
- Persiapan sampel
- Asam Humat*
- Asam Fulvat*
- pH
- Bahan Ikutan*
- Kadar Air
- Nitrogen (N) Total
- C-Organik
- C/N rasio*
- KTK
- Fosfor (P)
- Kalium (K)
- Magnesium (Mg)
- Kalsium (Ca)
- Boron (B)
- Tembaga (Cu)
- Zinc (Zn)
- Besi (Fe)
- Mangan (Mn)
- Klorida (Cl)*
- Sulfur (S)*
- Timbal (Pb)*
- Kadmium (Cd)*
Uji Tanah
- Persiapan sampel
- pH HโO
- pH KCL 1M
- Identifikasi Pirit*
- Konduktifitas
- C-Organik
- Nitrogen (N) Total
- C/N Rasio*
- P-Tersedia (P-Bray I)*
- P-Tersedia (P-Bray II)
- Kalsium dapat ditukar (Ca-dd)
- Magnesium dapat ditukar (Mg-dd)
- Kalium dapat ditukar (K-dd)
- Natrium dapat ditukar (Na-dd)
- Aluminium dapat ditukar (Al-dd)
- Hidrogen dapat ditukar (H-dd)
- KTK
- Kalium (K) Total
- Magnesium (Mg) Total
- Kalsium (Ca) Total
- Boron (B) Total
- Tembaga (Cu) Total
- Zinc (Zn) Total
- Besi (Fe) Total
- Mangan (Mn) Total
- Klorida (Cl) Total
- Sulfur (S) Total
- Timbal (Pb) Total
- Kadmium (Cd) Total
- Tekstur tanah
- Bulk density*
- Total ruang pori tanah*
Uji Limbah Air dan POME
- pH
- Konduktifitas*
- C-Organik*
- Nitrogen (N) Total*
- Fosfor (P) Total*
- Kalium (K) Total*
- Magnesium (Mg) Total*
- Tembaga (Cu)*
- Zinc (Zn)*
- Besi (Fe)*
- Mangan (Mn)*
Alur Pengerjaan Sampel
Setiap tahapan pengujian sampel dilakukan secara terstruktur dan sistematis sesuai standar ISO 17025, mulai dari penerimaan sampel hingga rilis sertifikat hasil analisa.
Sampel yang datang diterima, diverifikasi kesesuaiannya, dan diregistrasi secara numerik ke dalam sistem.
Setelah diregistrasi, sampel yang diterima akan dijadwalkan untuk proses preparasi dan analisis berdasarkan In Fifo (First In First Out)
Tahap preparasi, destruksi/ekstrasi hingga running analisis.
Quality Control : Verifikasi dan validasi hasil analisis.
Data hasil analisis yang telah diverifikasi dan validasi diinput ke dalam draft sertifikat hasil analisis.
Sertifikat hasil analisis (SHA) diterbitkan secara resmi dan disampaikan kepada pelanggan.
Sertifikat hasil analisis (CoA) diterbitkan secara resmi dan disampaikan kepada pelanggan.
Sampel yang datang diterima, diverifikasi kesesuaiannya, dan diregistrasi secara numerik ke dalam sistem (LIMS).
Setelah diregistrasi, sampel masuk ke dalam manajemen antrean uji untuk dijadwalkan ke instrumen atau tahapan yang sesuai.
Tahap fisik ekstraksi, preparasi bahan, hingga running analisa sampel pada instrumen laboratorium yang terkalibrasi.
Quality control: pemeriksaan awal pada hasil pembacaan oleh teknisi atau penyelia untuk menyingkirkan anomali data.
Jasa Pengujian Laboratorium
Akurasi dan Presisi Data, Solusi Tepat
CPS Lab menyediakan layanan analisis kimia yang secara konsisten menerapkan SNI ISO/IEC 17025 : 2017.
Kami berkomitmen memberikan layanan yang akurat, presisi, tepat waktu dalam menyeleasikan analisis, transparan, konsultasi hasil analisis serta tarif terbaik.
CPS Lab menyediakan analisis mikrobioligi yang berperan penting dalam menganalisis keberadaan dan jumlah mikroorganisme pada berbagai sampel. Dengan metode standar dan peralatan laboratorium terkini untuk melakukan identifikasi serta perhitungan mikroorganisme seperti bakteri, jamur dan mikroba fungsional lainnya
Produk CPS Laboratorium
Inovasi Bioteknologi Terkini untuk Masa Depan Pertanian Berkelanjutan
Sinergi Profesional untuk Akurasi Terbaik.
tim kami
aBNER J. SILALAHI
Cynthia Bernadetta Silalahi
Didi kelana Putra
Asri Cahyati Zebua
Rasmawati Juwita Silalahi
Rusdian Sari Putri
Rizki Kelana Ramadhan
Citra Yunita
Jaminan Mutu
CPS Lab menghadirkan layanan laboratorium dengan standar mutu terbaik, memastikan setiap hasil pengujian akurat, cepat, dan dapat diandalkan. Dengan sistem jaminan mutu yang ketat, seluruh proses pengujian dijalankan sesuai ISO/IEC 17025 : 2017 didukung peralatan modern, terkalibrasi dan tenaga ahli berpengalaman. Pengendalian mutu dilakukan secara berkesinambungan dengan partisipasi dalam program uji profisiensi baik nasional maupun internasional serta pemeriksaan rutin menggunakan bahan acuan internal (Internal reference) pada semua komoditas pengujian jaringan tanaman, pupuk anorganik, pupuk organic dan tanah.ย
Jaminan mutu hasil pengujian baik internal maupun eksternal merupakan komitmen CPS Lab untuk memberikan layanan secara professional dan terpercaya dengan hasil uji yang akurat, valid, andal, konsisten dan sesuai standard internasional.ย
Dengan langkah ini CPS Lab memastikan kualitas layanan selalu prima dan menjadi pilihan utama bagi mitra yang membutuhkan hasil analisis yang valid, andal dan terpercaya. Mutu terjamin, hasil terpercaya!
Sebagai bagian dari sistem Internal Quality Control (IQC), CPS Lab menerapkan bagan kendali (control chart) untuk memantau kestabilan hasil uji dari waktu ke waktu. Dengan grafik ini, setiap data pengukuran dapat dibandingkan terhadap batas kendali, tren, variasi, maupun penyimpangan dapat segera terdeteksi, sehingga akurasi, presisi, dan keandalan hasil pengujian selalu terjaga.
Selain Internal Quality Control (IQC), CPS Lab juga berperan aktif dalam Uji Profisiensi (UP) ataupun Uji Banding Antar Laboratorium (UB) baik nasional maupun internasional. Program UP/UB ini merupakan jaminan mutu eksternal untuk mengevaluasi kinerja laboratorium melalui perbandingan hasil pengujian antar laboratorium. Selain pemantauan kinerja laboratorium, Uji Profisiensi dimaksudkan untuk mengidentifikasi permasalahan di laboratorium dan inisiasi tindakan perbaikan yang diperlukan , penetapan efektifitas dan kesebandingan (comparability) metode, edukasi bagi laboratorium peserta berdasarkan hasil uji UP/UB, identifikasi perbedaan antar laboratorium, penetapan nilai bahan acuan dan penilaian penggunaannya serta peningkatan kepercayaan terhadap laboratorium
- WEPAL (Belanda) untuk sampel jaringan tanaman
- BRMP (Kementerian Pertanian) untuk sampel pupuk organik dan tanah
- Palm Oil Evaluating Program (POLEP) untuk sampel pupuk an-organik, pupuk organik dan tanah
Apa Kata Client Kami
Testimoni dari berbagai klien yang telah bekerja sama dan mempercayakan layanan analisa kepada Laboratorium CPS.
Berikan Penilaian Anda
Silakan berikan penilaian Anda agar kami dapat terus meningkatkan kualitas layanan kami.
Berita & Kegiatan
Berbagai informasi terbaru mengenai kegiatan, layanan, dan perkembangan CPS Laboratorium.

Esensi Pentingnya Analisa Daun & pelepah Tanaman Kelapa Sawit
Analisis daun dan pelepah kelapa sawit di laboratorium sangat esensial dan penting berfungsi : Untukย menentukan status ketersediaan unsur hara/nutrisi makro (N,P,K,Mg,Ca), Semi Makro (S,Cl) dan Mikro (B,Cu,Zn,Fe,Mn, Mo) dalam tanaman Untuk pembuatan dan Asesmen rekomendasi pemupukan yang akurat dan efisien berdasarkan kebutuhan spesifik tanaman. Diagnosis status hara/nutrisi level dari Sangat Defisiensi, Defisensi, Cukup, OPTIMUM, Tinggi hingga kelebihan hara Monitoring Kesehatan Tanaman Meningkatkan Kesimbangan hara/Nutrisi Memprediksi potensi produksi yang optimal Meningkatkan efektivitas pengelolaan Perkebunan kelapa sawit untuk mendapatkan produksi yang Optimum dengan dosis dan jenis pupuk yang Optimum. Tata Cara Pengambilan Sampel Daun dan Pelepah Untuk Analisa Laboratorium 1. Pemilihan Tanaman Kelapa Sawit Untuk Pengambilan Sampel Survey tanah skala semi detail harus dilaksanakan, dan selanjutnya sekitar 25 ha sub-blok tanaman kelapa sawit dengan waktu tanam yang sama, tipe tanah dan topography yang sama dikelompokkan untuk membentuk kesatuan sampel daun (KCD) dari blok โค 50 ha. Sekitar 20 โ 30 tanaman kelapa sawit yang tersebar merata dalam tiap KCD dipilih dan diberi tanda untuk pengambilan sampel. Untuk areal dengan luas rata rata 25 ha, 25 tanaman kelapa sawit sudah mencukupi, tetapi untuk areal yang lebih luas direkomendasikan sampai 30 tanaman kelapa sawit. Jadi untuk areal 30 ha, satu tanaman kelapa

Pentingnya Pengujian Pupuk di Laboratorium
Secara kasat mata, fisik pupuk ini terlihat identik dengan pupuk yang memiliki kandungan unsur hara sesuai dengan SNI yang tertera pada label kemasan (goni). Warna dan teksturnya terlihat homogen. Jika hanya mengandalkan pengamatan visual akan dianggap memiliki kualitas yang baik dan layak digunakan di lapangan. Namun, cerita sebenarnya baru terungkap setelah dilakukan pengujian di laboratorium. Hasil pengujianย menunjukkan bahwa pupuk tersebut memiliki kandungan unsur hara dibawah standar yang dipersyaratkan (under specification). Artinya, pupuk tersebut tidak mampu memberikan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman, meskipun secara fisik tampak โsempurnaโ. Pengujian pupuk di laboratorium merupakan langkah krusial dalam menjamin bahwa pupuk yang digunakan mampu memberikan manfaat optimal bagi tanaman, menjaga kesuburan tanah, serta mendukung efisiensi biaya dalam kegiatan budidaya. Dalam praktik pertanian modern, pengujian pupuk tidak hanya menjadi kebutuhan teknis, tetapi juga bagian dari sistem pengendalian mutu dan keberlanjutan. Secara umum, urgensi pengujian pupuk dapat ditinjau dari empat aspek utama, yaitu mutu, ekonomis, agronomis, dan keamanan lingkungan. 1. Aspek Mutu Pengujian laboratorium berperan penting dalam memastikan bahwa pupuk memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan serta sesuai dengan spesifikasi yang tercantum pada label kemasan. Tanpa pengujian yang memadai, risiko penggunaan pupuk yang tidak sesuai spesifikasi (under spec), mengalami penurunan kualitas, ย atau bahkan pupuk

Program Replanting Pada Lahan Endemik Ganoderma
Pengendalian Sejak Dini Penyakit Ganoderma (Busuk Pangkal Batang) pada tanaman kelapa sawit adalah sangat penting dan krusial karena penyakit ini musuh utama perkebunan sawit terutama di lahan endemik Ganoderma dimana dapat menginfeksi tanaman hingga 6.2% dari total tanaman dalam waktu 60 bulan setelah tanam dan menyebakan kematian tanaman hingga 80% setelah 15 tahun setelah tanam Endemik penyakitย Ganodermaย pada kelapa sawit merujuk pada kondisi di mana jamurย Ganoderma boninenseย menetap, bertahan hidup, dan berjangkit secara terus-menerus di suatu lahan perkebunan.ย Ganodermaย adalah patogen tular tanah(soil-borne) yang menyerang akar dan menyebabkan busuk pangkal batang. Lahan Endemik Ganoderma Persistensi di Lahan dimana jamur telah menjadi bagian dari ekosistem tanah dan bertahan dalam sisa-sisa perakaran atau bonggol sawit tua yang terinfeksi. Sumber Inokulum Tinggi khususnya dilahan gambut terutama pada generasi kedua atau ketiga perkebunan sawit. Penyebaran Melalui Akar terjadi melalui kontak akar sawit sehat dengan jaringan akar yang terinfeksi di dalam tanah. Perubahan Status Lahan non-endemik dapat berubah menjadi endemik jika pengelolaan penyakit tidak baik Kondisi Lingkungan mendukung perkembangan jamur, seperti kelembapan tinggi. Langkah-langkah Pengendalian Dini Ganoderma: Aplikasi Agen Hayati (Trichoderma):ย Gunakanย Trichoderma sebagai musuh alami Ganoderma, sejak pada fase pembibitan hingga tanaman menghasilkan (TM) Teknik Pemberianย Trichoderma: Bersihkan piringan tanaman sejauh 1-1,5 meter dari pokok. Taburkan 600 gram pupuk hayati
Mitra Kami
Kepercayaan dari berbagai perusahaan dan mitra industri menjadi bukti komitmen kami dalam memberikan layanan analisa yang profesional dan terpercaya.

































cpslab@cpscentralgroup.co.id
Alamat
Jl. Soekarno - Hatta No.488, kelurahan Perhentian, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau 28283, Indonesia
telepon
+62 853 - 6608 - 8724
+62 853 - 7171 - 2126





